Ada Penangkaran Rusa di Bebidas, BPPD Lotim Apresiasi Semua Pihak


Ketua BPPD Lotim, Ahmad Roji (Baju Putih, ketiga dari kiri)  dan pihak terkait berpose bersama pasca meresmikan penangkaran Rusa di wilayah Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Rabu, (24/4)

Badan Promosi Pariwisata Daerah Lombok Timur terus gencar melakukan promosi terkait keberadaan destinasi wisata baru yang ada di bumi Selaparang. Hal itu terus terlihat dari geliat pemerintah atas inovasi-inovasi baru untuk peningkatan wisatawan ke Lombok Timur.

Sebagai salah satu bentuk gebrakan tersebut adalah peresmiam destinasi wisata baru berupa penangkaran rusa di wilayah Jurang Koak, Bebidas. Rabu, (24/4/2019).

Dalam acara tersebut, Ahmad Roji menyebut agenda-agenda semacam itu (red; penangkaran rusa) adalah upaya pemerintah  untuk memunculkan wisata baru di Lombok Timur.

Lebih lanjut lagi, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Lombok Timur mengapresiasi atas apa yang dilakukan Kementrian Lingkungan Hidup, BKSDA NTB, Kemendesa, TNGR dan semua pihak yang terkait. Menurutnya, upaya pelestarian alam melalui penangkaran rusa dan penanaman 1000 pohon sangatlah bermanfaat. Pengelolaan ini akan dilakukan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) setempat yang nantinya dikembangkan menjadi eduwisata.

"Di dekat lokasi penangkaran ini sudah ada Wisata Lemor, Kebun Raya Lombok, dan wisata lainnya yang juga dihuni kera hutan, Pengembangan wisata ini merupakan hasil kerjasama dengan berbagai pihak yang telah disebutkan" tuturnya.

Pantauan tim redaksi, peresmian penangkaran rusa tersebut dihadiri oleh Direktur Jendral Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Drh. Indra Eksploitasia, Desa Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur Rabu (24/04).

"Peresmian penangkaran rusa ini sebagai salah satu bentuk upaya didalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dari ancaman kepunahan. Disamping itu harapan kedepannya bahwa tempa ini sebagai sarana edukasi bagi para pelajar dan masyarakat secara umum serta menjadi obyek wisata baru di Desa Bebidas tentunya hal tersebut sejalan dengan telah diresmikan desa ini menjadi salah satu desa wisata di Lombok Timur. tutur Indra dalam sambutannya.


Sementara itu Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Sudiono didalam penyampaian laporan kegiatan ia mengatakan bahwa Rusa yang didatangkan baru hanya tiga ekor saja karena ketersediaan pakan hanya cukup untuk tiga ekor saja, karena ini masih tahap merintis, jelasnya.


Terpilihnya Lombok Timur sebagai lokasi penangkaran rusa didukung penuh oleh Bupati Lombok Timur, ini disampaikan oleh Marhaban Kepala Dinas LHK saat mewakili Bupati di dalam memberikan kata-kata sambutan. hal tersebut dibuktikan dengan kehadiran Bupati untuk meninjau persiapan acara peresmian ini sehari sebelumnya.


Kepala Desa Bebidas Harmaen, dalam penyampaian pesan dan kesanya mengucapkan banyak terima kasih dengan dipercayakanya Desa Bebidas menjadi lokasi penangkaran rusa dan berharap keberadaanya mampu meningkatkan eksistensi Bebidas sebagai desa wisata.


Seperti yang diketahui, penangkaran Rusa di Indonesia tersebar di 47 titik, salah satunya di Jurang Koak, Bebidas Kecamatan Wanasaba. kedepannya, usaha-usaha semacam ini menjadi pilot project NTB yang bisa di manfaatkan lebih lanjut, terlebih salah satu simbol NTB ini adalah menjangan atau yang dikenal Rusa. (Berbagai Sumber/02)