Mengenal Labuhan Haji, Pelabuhan Pemberangkatan Jemaah Haji Pertama di Pulau Lombok


Lombok Timur– Dalam catatan sejarah daerah ini dinamakan Labuhan Haji, dikarenakan pada era pendudukan Belanda dan Jepang masyarakat Lombok memanfaatkan pelabuhan ini sebagai tempat awal berangkat menunaikan Ibadah Haji ke Mekah, Arab Saudi.

Pada masa itu, alat transportasi belum secanggih saat ini, dan masih dominan melalui perairan laut menggunakan kapal layar. Untuk sampai di tanah suci, para calon jemaah haji ini berjuang di laut dan setidaknya membutuhkan tiga hingga empat bulan perjalanan hingga sampai ke tanah suci Mekah.

Di samping penggunaannya sebagai pelabuhan untuk pergi berhaji, tempat ini berfungsi pula sebagai pintu masuk para pedagang keturunan Cina, Tionghoa ke wilayah Lombok.

Labuhan Haji adalah salah satu destinasi wisata pantai yang banyak dikunjungi para wisatawan yang berakhir pekan dari berbagai penjuru Pulau Lombok bahkan dari luar daerah Nusa Tenggara Barat hingga mancanegara.

Dari turun temurun warga Labuhan Haji secara rutin menggelar acara tahunan Pesta Pantai yang digelar dimulai sejak minggu pertama setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri oleh warga setempat dalam menyambut hari kemenangan.


Perayaan pesta pantai adalah salah satu tradisi perayaan tahunan dan merupakan warisan nenek moyang papar Mariama salah seorang pemilik usaha Icha Cafe 3 di kawasan Pantai Labuhan Haji saat dikonfirmasi tim BPPD Lombok Timur pada Minggu, (17/4/2019). (02)